Langsung ke konten utama

Pelantikan dan Rapat Kerja Unit Kegiatan Mahasiswa Rebana Modern UNNES Periode 2019

Laporan Pertanggungjawaban dan Musyawarah Anggota Rebana Modern (Musyare) ke-3


Inilah akhir masa jabatan pengurus UKM Rebana Modern Unnes periode tahun 2014 yang ditutup dengan adanya kegiatan Laporan Pertanggungjawaban dan Musyawarah Anggota Rebana Modern atau yang sering disebut “Musyare”. Terselenggaranya acara ini adalah atas dasar program kerja dari pengurus harian. Acara Musyare dilaksanakan pada hari Selasa, 23 Desember 2014 kemarin, bertempat di Gedung PKMU,lantai 2, Unnes dan merupakan kegiatan wajib yang dilaksanakan setiap tahun. Mengenai tujuan diadakannya acara ini tak lain adalah untuk melaporkan hasil kerja dari kepengurusan UKM Remo pada periode tahun 2014, baik program kerja yang sudah terlaksana maupun yang belum terlaksana, serta melaksanakan musyawarah untuk memilih Ketua UKM Remo yang selanjutnya, yaitu periode tahun 2015.



Seperti yang telah dipaparkan pada judul acara ini yaitu, “Laporan Pertanggungjawaban”, maka selama satu tahun menjalankan organisasi, UKM Remo tak lepas dari “Program-program Kerja” yang telah disusun dan diusung mulai dari pengurus harian hingga ke tujuh divisi (Pendidikan dan Kaderisasi, Pelatihan dan Pengembangan, Dakwah, Humas, Infokom, Biro Urusan Rumah Tangga, dan kewirausahaan). Untuk itu dalam setiap terselenggaranya kegiatan atau program kerja yang dilaksanakan oleh setiap divisi maupun pengurus harian harus dilaporkan hasil kegiatan tersebut dalam bentuk laporan pertanggungjawanban. Adanya laporan pertanggungjawaban adalah untuk mengevaluasi dari setiap program kerja, sehingga dapat berguna untuk perbaikan organisasi Rebana Modern di masa depan dan khususnya pada kepengurusan periode selanjutnya.

Selain hanya melaporkan laporan pertanggungjawaban, acara ini diakhiri dengan musyawarah untuk menentukan ketua baru UKM Rebana Modern periode tahun 2015 oleh para pengurus angkatan 2014, anggota Majelis Pemerhati Rebana (MPR) dan anggota UKM Rebana modern yang lain. Namun sebelumnya ada sesi perkenalan dan pemaparan visi misi para calon ketua, disamping mereka juga melaksanakan wawancara tertutup dihadapan para pengurus 2014 beserta anggota Majelis Pemerhati Rebana (MPR). Setelah melalui perundingan yang cukup alot dan menegangakan, akhirnya terpilihlah satu nama yang selama satu tahun kedepan akan memimpin UKM Remo ini. Ia adalah Muhammad Ikrom, sebagai ketua terpilih periode tahun 2015. Harapan kita semua tentunya adalah agar UKM ini semakin bertambah baik dari masa-masa sebelumnya.




Komentar

Posting Komentar

Terimakasih atas komentar Anda

Postingan populer dari blog ini

72 Tahun Indonesia Merdeka, ini Logo dan Maknanya!

Logo 72 Tahun HUT Republik Indonesia Pemerintah melalui kementerian Sekretariat Negara telah mengumumkan logo dan tema dalam rangka peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-72 kemerdekaan Indonesia. makna logo dan tema dapat diunduh disitus setneg.go.id dan juga situs kemdikbud.go.id. Kebersamaan, merupakan tema yang diangkat sebagai semangat dalam memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia kali ini, sebuah suatu esensi tersendiri dari tema tersebut. Masyarakat diharapkan dari semboyan tersebut dapat kembali bersama-sama bergotong royong dan bersatu dalam perbedaan dan berjuang menjadi masyarakat yang terhormat. Logo "72 Tahun Indonesia Kerja Bersama" menjadi representasi semangat gotong royong untuk membangun Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Angka "7" pada logo menjadi simbol anak panah yang menyerong ke kanan atas. Ini melambangkan dinamisme pembangunan yang berorientasi ke masa depan positif. Letak dan posisi angka "2" pada lo...

Mengenal Remo Lebih Dekat “Menilik Kembali Sejarah Berdirinya UKM Remo Unnes”

Remo (Rebana Modern) merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berada di Universitas Negeri Semarang (Unnes). Berdiri secara resmi pada 19 April 2011 yang dipelopori adanya aspirasi, minat dan bakat mahasiswa khususnya dalam bidang seni rebana. Menurut salah satu pelaku sejarah berdirinya UKM Rebana Modern, Mas Wawan Fatkhurrohan menuturkan bahwa sebenarnya cikal bakal organisasi ini sudah ada sejak beberapa  tahun yang lalu. Hanya saja dulu masih berbentuk perkumpulan atau komunitas rebana dan belum berbentuk dalam wadah UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) seperti sekarang ini. Beberapa upaya yang dilakukan untuk membuat komunitas rebana ini menjadi sebuah UKM, yang pertama yaitu konsolidasi dengan Presiden Mahasiswa pada periode 2010-2011, yang kemudian menghasilkan kesepakatan mengenai pembentukan organisasi ini. Pada tanggal 11 April 2011 diadakan rapat untuk menentukan kepengurusan awal organisasi. Upaya selanjutnya adalah membuat program kerja awal yaitu rapa...

UKM Remo with UKM JQH Al Mizan (Turing : Silaturahim dan Sharing-Sharing)

Alhamdulillahirobbilalamiin… TURING – UKM Remo telah berkunjung ke Yogyakarta untuk melaksanakan acara Turing (Silaturahim dan Sharing-Sharing) ke UKM JQH Al Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Acara yang dilaksanakan pada Sabtu (19/11/16) ini bertujuan untuk silaturahim sekaligus saling sharing, berbagi mengenai kondisi dan keadaan, serta bagaimana pengelolaan sebuah UKM bidang islami yang ada di masing-masing kampus. UKM JQH Al Mizan yang secara usia lebih dulu ada sebelum UKM Remo menjadi alasan mengapa UKM Remo memilih JQH Al Mizan sebagai kunjungannya. UKM JQH Al Mizan bukan hanya bergerak di bidang seni sholawat, namun juga seni islami lain. Semoga dengan diadakannya Turing ini bisa menambah tali kekeluargan antara UKM Remo dengan UKM JQH Al Mizan. Amiinnn…. UKM Rebana Modern Unnes Turing 2016 UKM Remo Unnes & UKM JQH Al Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta