Langsung ke konten utama

Pelantikan dan Rapat Kerja Unit Kegiatan Mahasiswa Rebana Modern UNNES Periode 2019

UKM Remo Unnes Raih Juara 1 Lomba Rebana Se-Jawa Tengah


     
           
Semarang, (11/04) - UKM Rebana Modern (UKM Remo) Unnes raih  juara 1 dalam  ajang festival rebana se-Jawa Tengah yang diadakan oleh PERMAI (Persatuan Robin Mania Indonesia) di Lapangan Pegandon, Kota Kendal, kemarin, Sabtu (11/04).

Grup jebolan UKM Remo yang diberi nama Laila ‘Alaiyya (L.A) ini berhasil meraih juara 1 setelah mengalahkan 30 grup lainnya yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Grup yang oleh UKM Remo sering disebut sebagai grup campuran karena terdiri dari pemain laki-laki dan perempuan tersebut harus melalui pertarungan sengit dengan selisih skor yang sangat ketat, yaitu 6 angka dari juara 2 dan juara 3. Juara 3 yang diraih oleh Grup dari UIN Walisongo, Semarang memperoleh skor sebanyak 242 dan sama dengan skor untuk perolehan juara 2, yaitu dari Grup asal Kota Kendal. Karena ketentuan dari panitia, jika ada skor yang sama, maka akan diambil nilai vokal yang paling tinggi diantara kedua grup. Maka juara 2 jatuh pada grup dari Kendal.

Grup Campuran yang menjadi salah satu grup andalan UKM Remo ini membawakan lagu wajib berjudul Kunta Rokhiman dan lagu pilihan Sholawat Burdah yang berdurasi 10 menit. Lagu yang diaransemen sendiri oleh grup L.A ini mendapatkan respon yang  bagus, dan berhasil membius seluruh hadirin yang hadir pada saat itu. Para pemain pun seakan menikmati kasidah shalawat yang dilantunkan diatas panggung besar tersebut.

Gelar juara yang diraih oleh UKM Remo Unnes ini adalah yang kedua kalinya, setelah sebelumnya pernah meraih gelar juara pertama pada tahun 2013 di ajang Festival Rebana yang diadakan oleh panitia Bazar Buku,di gedung wanita, Semarang. Namun UKM Remo juga pernah mengikuti beberapa festival rebana, seperti Festival Rebana di Kota Solo yang mampu meraih juara harapan 2, kemudian di Universitas Muria Kudus yang mampu meraih juara harapan 1, dan di Universitas PGRI juga mampu meraih juara harapan 2. Walaupun hanya mampu meraih juara harapan, tetapi hal ini menjadikan evaluasi dan semangat tersendiri bagi UKM Remo, agar nantinya saat mengikuti festival-festival lainnya dapat memperbaiki dan menjadikannya lebih baik.

Kemenangan ini  cukup penting  untuk mendongkrak semangat teman-teman dalam berkreasi. Dan saya ucapkan Selamat serta Terimakasih kepada kedua grup atas  kerja keras kalian, sehingga mendapatkan hasil yang maksimal.” kata Nailul, selaku manajer pemain UKM Remo.

Inilah. Perjuangan belum berakhir, karena mereka berhasil mencetak prestasi yang membanggakan, maka perasaan tidak ingin cepat puas dengan hasil yang telah dicapai menjadikan UKM Remo bertekad untuk berusaha mempertahankan prestasi yang telah diraih demi mengharumkan nama UKM Remo dan Universitas Negeri Semarang tercinta.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

72 Tahun Indonesia Merdeka, ini Logo dan Maknanya!

Logo 72 Tahun HUT Republik Indonesia Pemerintah melalui kementerian Sekretariat Negara telah mengumumkan logo dan tema dalam rangka peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-72 kemerdekaan Indonesia. makna logo dan tema dapat diunduh disitus setneg.go.id dan juga situs kemdikbud.go.id. Kebersamaan, merupakan tema yang diangkat sebagai semangat dalam memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia kali ini, sebuah suatu esensi tersendiri dari tema tersebut. Masyarakat diharapkan dari semboyan tersebut dapat kembali bersama-sama bergotong royong dan bersatu dalam perbedaan dan berjuang menjadi masyarakat yang terhormat. Logo "72 Tahun Indonesia Kerja Bersama" menjadi representasi semangat gotong royong untuk membangun Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Angka "7" pada logo menjadi simbol anak panah yang menyerong ke kanan atas. Ini melambangkan dinamisme pembangunan yang berorientasi ke masa depan positif. Letak dan posisi angka "2" pada lo...

Mengenal Remo Lebih Dekat “Menilik Kembali Sejarah Berdirinya UKM Remo Unnes”

Remo (Rebana Modern) merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berada di Universitas Negeri Semarang (Unnes). Berdiri secara resmi pada 19 April 2011 yang dipelopori adanya aspirasi, minat dan bakat mahasiswa khususnya dalam bidang seni rebana. Menurut salah satu pelaku sejarah berdirinya UKM Rebana Modern, Mas Wawan Fatkhurrohan menuturkan bahwa sebenarnya cikal bakal organisasi ini sudah ada sejak beberapa  tahun yang lalu. Hanya saja dulu masih berbentuk perkumpulan atau komunitas rebana dan belum berbentuk dalam wadah UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) seperti sekarang ini. Beberapa upaya yang dilakukan untuk membuat komunitas rebana ini menjadi sebuah UKM, yang pertama yaitu konsolidasi dengan Presiden Mahasiswa pada periode 2010-2011, yang kemudian menghasilkan kesepakatan mengenai pembentukan organisasi ini. Pada tanggal 11 April 2011 diadakan rapat untuk menentukan kepengurusan awal organisasi. Upaya selanjutnya adalah membuat program kerja awal yaitu rapa...

UKM Remo with UKM JQH Al Mizan (Turing : Silaturahim dan Sharing-Sharing)

Alhamdulillahirobbilalamiin… TURING – UKM Remo telah berkunjung ke Yogyakarta untuk melaksanakan acara Turing (Silaturahim dan Sharing-Sharing) ke UKM JQH Al Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Acara yang dilaksanakan pada Sabtu (19/11/16) ini bertujuan untuk silaturahim sekaligus saling sharing, berbagi mengenai kondisi dan keadaan, serta bagaimana pengelolaan sebuah UKM bidang islami yang ada di masing-masing kampus. UKM JQH Al Mizan yang secara usia lebih dulu ada sebelum UKM Remo menjadi alasan mengapa UKM Remo memilih JQH Al Mizan sebagai kunjungannya. UKM JQH Al Mizan bukan hanya bergerak di bidang seni sholawat, namun juga seni islami lain. Semoga dengan diadakannya Turing ini bisa menambah tali kekeluargan antara UKM Remo dengan UKM JQH Al Mizan. Amiinnn…. UKM Rebana Modern Unnes Turing 2016 UKM Remo Unnes & UKM JQH Al Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta