Langsung ke konten utama

Pelantikan dan Rapat Kerja Unit Kegiatan Mahasiswa Rebana Modern UNNES Periode 2019

30 Grup Rebana Jateng-DIY Meriahkan CICSFest 2016


Alhamdulillahirobbilalaamiin…
Sabtu, 22/10/16 UKM Remo sukses mengadakan acara Cinta Indonesia Cinta Sholawat Festival (CICSFest) yang merupakan festival rebana tingkat Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Jateng-DIY). Acara ini merupakan perayaan hari lahir (Harlah) UKM Remo yang kelima.

Ketua Panitia CICSFest Luthfi Nurrahman menyampaikan, festival rebana dengan mengusung tema “Harmonisasi Cinta Nada dan Sholawat” ini diikuti oleh 30 grup rebana Jateng-DIY.



Auditorium Unnes menjadi begitu syahdu saat gema sholawat terus mengalir dari pagi hingga malam hari .

Luthfi juga juga mengemukakan, Festival ini adalah kali ketiga diadakan oleh UKM Remo dan selalu mendapat apresiasi dari masyarakat. Baik dari banyaknya jumlah peserta maupun banyaknya jumlah penonton yang hadir memeriahkan CICSFest ini.

“Alhamdulillah grup rebana Jateng-DIY banyak yang mengapresiasi acara kami. Bahkan banyak yang tidak bisa kami terima karena kuota sudah terpenuhi. Peserta juga ada yang datang pada malam hari dan menginap di audit demi mengikuti CICSFest," kata Luthfi.

Luthfi menyampaikan, peraih juara CICSFest ini yaitu urutan ke 1 Yadal Fataa Putri Yogyakarta, urutan ke 2 SMPN 32 Semarang, urutan ke 3 Anjamil Hidayah Semarang, dan juara harapan 1 ada Ellathif Grobogan, harapan 2 Mahabatur Rasul UIN Walisongo Semarang, harapan 3 Laskar Baabul Musthofa Brebes serta juara favorit adalah Askhabul Jannah Purworejo. Berikut Rekapitulasi Hasil Penilaian Dewan Juri CICSFest 2016.

Luthfi menjelaskan, persiapan untuk mengadakan CICSFest ini bisa dibilang cukup singkat, namun karena adanya banyak dukungan dari berbagai pihak, Unnes, sponsor-sponsor, donator, Juga Alumni UKM Remo yang masih menunjukkan begitu besarnya cinta mereka kepada UKM Remo juga kerjasama dari seluruh panitia CICSFest, acara bisa sukses terselenggara.



Dengan adanya acara CICSFest ini, diharapkan bisa mengingatkan kembali tentang kapan dan bagaimana berdirinya UKM Remo, bisa mengenalkan UKM Remo kepada masyarakat luas, juga menambah keharmonisan keluarga besar UKM Remo Unnes, sehingga tetap menjaga kesetiaan dan kecintaan untuk terus mengharap ridho Allah SWT dan bersholawat kepada Nabiyulloh, Muhammad Saw.

Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada semua yang telah mendukung dan mengapresiasi acara ini. Kami mohon maaf jika dalam penyambutan banyak kesalahan dan kekurangan.


“Harmonisasi Cinta Nada dan Sholawat”
Cinta Indonesia Cinta Sholawat Festival
Festival Rebana Tingkat Jateng-DIY
Harlah ke 5

UKM Rebana Modern Unnes

Komentar

Postingan populer dari blog ini

72 Tahun Indonesia Merdeka, ini Logo dan Maknanya!

Logo 72 Tahun HUT Republik Indonesia Pemerintah melalui kementerian Sekretariat Negara telah mengumumkan logo dan tema dalam rangka peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-72 kemerdekaan Indonesia. makna logo dan tema dapat diunduh disitus setneg.go.id dan juga situs kemdikbud.go.id. Kebersamaan, merupakan tema yang diangkat sebagai semangat dalam memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia kali ini, sebuah suatu esensi tersendiri dari tema tersebut. Masyarakat diharapkan dari semboyan tersebut dapat kembali bersama-sama bergotong royong dan bersatu dalam perbedaan dan berjuang menjadi masyarakat yang terhormat. Logo "72 Tahun Indonesia Kerja Bersama" menjadi representasi semangat gotong royong untuk membangun Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Angka "7" pada logo menjadi simbol anak panah yang menyerong ke kanan atas. Ini melambangkan dinamisme pembangunan yang berorientasi ke masa depan positif. Letak dan posisi angka "2" pada lo...

Mengenal Remo Lebih Dekat “Menilik Kembali Sejarah Berdirinya UKM Remo Unnes”

Remo (Rebana Modern) merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berada di Universitas Negeri Semarang (Unnes). Berdiri secara resmi pada 19 April 2011 yang dipelopori adanya aspirasi, minat dan bakat mahasiswa khususnya dalam bidang seni rebana. Menurut salah satu pelaku sejarah berdirinya UKM Rebana Modern, Mas Wawan Fatkhurrohan menuturkan bahwa sebenarnya cikal bakal organisasi ini sudah ada sejak beberapa  tahun yang lalu. Hanya saja dulu masih berbentuk perkumpulan atau komunitas rebana dan belum berbentuk dalam wadah UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) seperti sekarang ini. Beberapa upaya yang dilakukan untuk membuat komunitas rebana ini menjadi sebuah UKM, yang pertama yaitu konsolidasi dengan Presiden Mahasiswa pada periode 2010-2011, yang kemudian menghasilkan kesepakatan mengenai pembentukan organisasi ini. Pada tanggal 11 April 2011 diadakan rapat untuk menentukan kepengurusan awal organisasi. Upaya selanjutnya adalah membuat program kerja awal yaitu rapa...

UKM Remo with UKM JQH Al Mizan (Turing : Silaturahim dan Sharing-Sharing)

Alhamdulillahirobbilalamiin… TURING – UKM Remo telah berkunjung ke Yogyakarta untuk melaksanakan acara Turing (Silaturahim dan Sharing-Sharing) ke UKM JQH Al Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Acara yang dilaksanakan pada Sabtu (19/11/16) ini bertujuan untuk silaturahim sekaligus saling sharing, berbagi mengenai kondisi dan keadaan, serta bagaimana pengelolaan sebuah UKM bidang islami yang ada di masing-masing kampus. UKM JQH Al Mizan yang secara usia lebih dulu ada sebelum UKM Remo menjadi alasan mengapa UKM Remo memilih JQH Al Mizan sebagai kunjungannya. UKM JQH Al Mizan bukan hanya bergerak di bidang seni sholawat, namun juga seni islami lain. Semoga dengan diadakannya Turing ini bisa menambah tali kekeluargan antara UKM Remo dengan UKM JQH Al Mizan. Amiinnn…. UKM Rebana Modern Unnes Turing 2016 UKM Remo Unnes & UKM JQH Al Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta