Langsung ke konten utama

Pelantikan dan Rapat Kerja Unit Kegiatan Mahasiswa Rebana Modern UNNES Periode 2019

Mudik : Tradisi “Wajib” Jelang Lebaran

Sumber Gambar : kaliAkbar.com


          Lebaran tinggal menunggu hitungan jam lagi. Setiap keluarga tengah bersiap-siap menyambut hari kemenangan, ada yang membuat kue nastar, kue kacang, ketupat, opor ayam, dan berbagai makanan khas lebaran lain. Akan tetapi lebaran akan terasa sepi jika semua kerabat terutama yang berada di perantauan tidak berkumpul. Oleh karena itu, moment lebaran biasannya dijadikan sebuah kesempatan untuk mereka berkumpul dengan keluarga tercinta di kampung halaman. Berjam-jam dalam kendaraan dan jauhnya perjalanan tak terhiraukan. Bagaimana repot serta peluhnya merekapun tak menghalangi semangat besar mereka untuk bertemu kerabat tercinta.
          Nah seperti yang sedang terjadi saat ini, ramai kendaraan para pemudik berseliweran dijalan raya, jalan alternativ, jalan tol, dan bahkan di gang-gang kecil perkotaan. Banyak pos-pos rest areapun didirikan untuk beristirahat para pengendara yang mungkin lelah karena berkendara. 
          Mudik ya sebuah tradisi turun temurun masyarakat muslim Indonesia yang dilakukan satu tahun sekali selama menjelang ataupun setelah lebaran. Berbagai jenis kendaraan biasanya digunakan demi dapat berkumpul dengan sanak saudara di kampung. Seperti contohnya sepeda motor, bus, kapal, pesawat, dan bahkan truk sekalipun.
          Menurut wikipedia, mudik diartikan sebagai kegiatan perantau atau pekerja migran untuk kembali ke kampung halamannya. Namun tahukah Anda jika kata mudik sebenarnya berasal dari Bahasa Jawa Ngoko. Ya seperti dilansir dalam tribunnews.com, kata mudik merupakan singkatan dari “mulih dilik” yang artinya adalah pulang sebentar. Jadi jika kita tinjau baik-baik, sebenarnya kegiatan mudik ini tidak ada hubungannya sedikitpun dengan lebaran.
          Biarpun begitu perlu ingat bahwa musim mudik adalah musim yang sangat riskan terjadi kecelakaan. Oleh karena itu, dihimbau untuk para pemudik agar selalu berhati – hati dalam berkendara serta waspada terhadap segala macam kemungkinan yang dapat terjadi saat diperjalanan. Salam hangat UKM REMO bersahaja, selamat mudik dan semoga selamat sampai tujuan..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

72 Tahun Indonesia Merdeka, ini Logo dan Maknanya!

Logo 72 Tahun HUT Republik Indonesia Pemerintah melalui kementerian Sekretariat Negara telah mengumumkan logo dan tema dalam rangka peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-72 kemerdekaan Indonesia. makna logo dan tema dapat diunduh disitus setneg.go.id dan juga situs kemdikbud.go.id. Kebersamaan, merupakan tema yang diangkat sebagai semangat dalam memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia kali ini, sebuah suatu esensi tersendiri dari tema tersebut. Masyarakat diharapkan dari semboyan tersebut dapat kembali bersama-sama bergotong royong dan bersatu dalam perbedaan dan berjuang menjadi masyarakat yang terhormat. Logo "72 Tahun Indonesia Kerja Bersama" menjadi representasi semangat gotong royong untuk membangun Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Angka "7" pada logo menjadi simbol anak panah yang menyerong ke kanan atas. Ini melambangkan dinamisme pembangunan yang berorientasi ke masa depan positif. Letak dan posisi angka "2" pada lo...

Mengenal Remo Lebih Dekat “Menilik Kembali Sejarah Berdirinya UKM Remo Unnes”

Remo (Rebana Modern) merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berada di Universitas Negeri Semarang (Unnes). Berdiri secara resmi pada 19 April 2011 yang dipelopori adanya aspirasi, minat dan bakat mahasiswa khususnya dalam bidang seni rebana. Menurut salah satu pelaku sejarah berdirinya UKM Rebana Modern, Mas Wawan Fatkhurrohan menuturkan bahwa sebenarnya cikal bakal organisasi ini sudah ada sejak beberapa  tahun yang lalu. Hanya saja dulu masih berbentuk perkumpulan atau komunitas rebana dan belum berbentuk dalam wadah UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) seperti sekarang ini. Beberapa upaya yang dilakukan untuk membuat komunitas rebana ini menjadi sebuah UKM, yang pertama yaitu konsolidasi dengan Presiden Mahasiswa pada periode 2010-2011, yang kemudian menghasilkan kesepakatan mengenai pembentukan organisasi ini. Pada tanggal 11 April 2011 diadakan rapat untuk menentukan kepengurusan awal organisasi. Upaya selanjutnya adalah membuat program kerja awal yaitu rapa...

UKM Remo with UKM JQH Al Mizan (Turing : Silaturahim dan Sharing-Sharing)

Alhamdulillahirobbilalamiin… TURING – UKM Remo telah berkunjung ke Yogyakarta untuk melaksanakan acara Turing (Silaturahim dan Sharing-Sharing) ke UKM JQH Al Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Acara yang dilaksanakan pada Sabtu (19/11/16) ini bertujuan untuk silaturahim sekaligus saling sharing, berbagi mengenai kondisi dan keadaan, serta bagaimana pengelolaan sebuah UKM bidang islami yang ada di masing-masing kampus. UKM JQH Al Mizan yang secara usia lebih dulu ada sebelum UKM Remo menjadi alasan mengapa UKM Remo memilih JQH Al Mizan sebagai kunjungannya. UKM JQH Al Mizan bukan hanya bergerak di bidang seni sholawat, namun juga seni islami lain. Semoga dengan diadakannya Turing ini bisa menambah tali kekeluargan antara UKM Remo dengan UKM JQH Al Mizan. Amiinnn…. UKM Rebana Modern Unnes Turing 2016 UKM Remo Unnes & UKM JQH Al Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta