Langsung ke konten utama

Pelantikan dan Rapat Kerja Unit Kegiatan Mahasiswa Rebana Modern UNNES Periode 2019

Perjuangan di Balik Juara Harapan 1 (Festival Rebana UMK 2014)

Lantunan shalawat terdengar di seberang jalan Pelabuhan Emas, yang dilantunkan oleh rombongan UKM Remo Unnes yang sedang menunggu proses penyelesaian tilang polisi. Senandung shalawat tersebut dilantunkan untuk menghibur polisi dan para pengendara motor yang sedang diperiksa kelengkapan surat-surat berkendaranya. Setelah kurang lebih 45 menit, akhirnya rombongan UKM Remo Unnes melanjutkan perjalanan ke Kudus. Perjalanan ke Kudus ini bertujuan untuk mengikuti lomba rebana se-Jateng di Festival Maulid Jilid 2 Universitas Muria Kudus pada tanggal 9 Februari 2014.

Rombongan UKM Remo sejumlah 22 orang dengan 11 motor, berangkat dari Semarang tanggal 8 Februari 2014 pukul 10.00 WIB, dan ada 4 orang anggota yang sudah berada di Kudus pada tanggal 7 Februari 2014. Perjalanan  dari Semarang ke Kudus menempuh waktu 2,5 jam perjalanan, perjalanan yang sangat lama dan membutuhkan perjuangan berat. Terkena tilang, melewati jalan berlubang dan berkubang, dengan membawa alat pula, semuanya tidak membuat semangat mereka luntur.

Di Kudus, semangat mereka bahkan lebih membara, grup putra Shollu ‘Alannaabi dan grup putri Al Uluwiyyah berlatih bersama dengan sungguh-sungguh di kediaman Nuzul Istifada desa Lemah Gunung, Jagalan, Kudus. Berlatih dari sore hingga malam, untuk mematangkan kembali apa yang kan ditampilkan esok hari saat lomba. Meski di Semarang pun telah berlatih selama 5 hari untuk membuat konsep.

Pada saat lomba berlangsung, grup putra Shollu ‘Alannabi yang mendapat urutan nomor 6, tampil dengan sukses membawakan lagu wajib Rohatil yang diaransemen ulang lagu dan musiknya secara kreatif sehingga sangat berbeda dengan lagu Rohatil yang sedang menjadi trend sekarang ini. Sedangkan untuk lagu pilihan, Shollu ‘Alannabi membawakan lagu Sholatun yang diaransemen ulang dengan nada lagu Ya Sudahlah dari Bondan feat 2 Black.

Gambar : Grup Shollu Alan Nabiy saat tampil pada urutan ke-6 Festival Rebana UMK

Grup putri Al Uluwiyyah yang mendapat urutan nomor 11, tampil memukau dengan membawakan lagu wajib Asnawiyah yang diransemen ulang lagunya menjadi sangat berbeda. Serta aransemen musik yang rumit dan mempunyai tantangn besar untuk dibawakan grup putri. Sedangkan untuk lagu pilihan, Al Uluwiyah membawakan lagu Ya Laqalbin dengan suluk yang diaransemen dengan nada lagu Pelangi dan lagu inti yang diransemen dengan nada lagu India Oh My Darling I Love You. Semua penonton terpana melihat penampilan kedua grup dari UKM Remo Unnes. 

Gambar : Grup  Putri Al Uluwiyah saat tampil di Festival Rebana UMK 2014
“Kalian sudah memiliki mudal, tinggal mengembangkan lagi,” kata Yusrul Wafa salah satu pelatih Al Uluwiyyah saat melihat tayangan ulang video penampilan Al Uluwiyyah ketika lomba. Dia menjelaskan bahwa Al Uluwiyyah sudah terkemas dengan baik dan berbeda dengan grup putri lainnya.

Perasaan dag dig dug membawa semua pemain tak sabar mendengar pengumuman pemenang. “Saya sudah mempunyai firasat kalau kita pasti menang, bahkan sebelum kita tampil,” kata Ahmad Burhanuddin Ketua UKM Remo Unnes yang diimbangi dengan ketawa renyahnya. Firasat tersebut ternyata berwujud kenyataan, salah satu grup dari UKM Remo Unnes yaitu grup putri Al Uluwiyyah mendapat juara Harapan 1 diantara 3 juara lainnya yaitu juara 1 Az Zulfa (Pati), juara 2 Al Falah (Pati), juara 3 Laskar Mahbubii (Kudus). Hanya rasa tidak percaya yang awalnya muncul, namun perasaan tidak percaya tersebut langsung berubah menjadi riuh gembira para pemain yang berkumpul di kediaman Nuzul Istifada. Meskipun dari grup putra Shollu ‘Alannabi tidak mendapat juara, namun semua pemain tidak berkecil hati bahkan ikut senang dan bangga atas kemenangan Al Uluwiyyah. Semua syukur terpanjat untul Allah, atas kemenangan yang didapatkan. Kemenangan ini tidak akan membuat kesombongan, bahkan akan menjadi pemicu untuk lebih baik lagi, dan menghilangkan kata “harapan” pada “Juara Harapan 1” untuk menjadi “Juara 1” nantinya. Amiiiin.


Komentar

Posting Komentar

Terimakasih atas komentar Anda

Postingan populer dari blog ini

72 Tahun Indonesia Merdeka, ini Logo dan Maknanya!

Logo 72 Tahun HUT Republik Indonesia Pemerintah melalui kementerian Sekretariat Negara telah mengumumkan logo dan tema dalam rangka peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-72 kemerdekaan Indonesia. makna logo dan tema dapat diunduh disitus setneg.go.id dan juga situs kemdikbud.go.id. Kebersamaan, merupakan tema yang diangkat sebagai semangat dalam memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia kali ini, sebuah suatu esensi tersendiri dari tema tersebut. Masyarakat diharapkan dari semboyan tersebut dapat kembali bersama-sama bergotong royong dan bersatu dalam perbedaan dan berjuang menjadi masyarakat yang terhormat. Logo "72 Tahun Indonesia Kerja Bersama" menjadi representasi semangat gotong royong untuk membangun Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Angka "7" pada logo menjadi simbol anak panah yang menyerong ke kanan atas. Ini melambangkan dinamisme pembangunan yang berorientasi ke masa depan positif. Letak dan posisi angka "2" pada lo...

Mengenal Remo Lebih Dekat “Menilik Kembali Sejarah Berdirinya UKM Remo Unnes”

Remo (Rebana Modern) merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berada di Universitas Negeri Semarang (Unnes). Berdiri secara resmi pada 19 April 2011 yang dipelopori adanya aspirasi, minat dan bakat mahasiswa khususnya dalam bidang seni rebana. Menurut salah satu pelaku sejarah berdirinya UKM Rebana Modern, Mas Wawan Fatkhurrohan menuturkan bahwa sebenarnya cikal bakal organisasi ini sudah ada sejak beberapa  tahun yang lalu. Hanya saja dulu masih berbentuk perkumpulan atau komunitas rebana dan belum berbentuk dalam wadah UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) seperti sekarang ini. Beberapa upaya yang dilakukan untuk membuat komunitas rebana ini menjadi sebuah UKM, yang pertama yaitu konsolidasi dengan Presiden Mahasiswa pada periode 2010-2011, yang kemudian menghasilkan kesepakatan mengenai pembentukan organisasi ini. Pada tanggal 11 April 2011 diadakan rapat untuk menentukan kepengurusan awal organisasi. Upaya selanjutnya adalah membuat program kerja awal yaitu rapa...

UKM Remo with UKM JQH Al Mizan (Turing : Silaturahim dan Sharing-Sharing)

Alhamdulillahirobbilalamiin… TURING – UKM Remo telah berkunjung ke Yogyakarta untuk melaksanakan acara Turing (Silaturahim dan Sharing-Sharing) ke UKM JQH Al Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Acara yang dilaksanakan pada Sabtu (19/11/16) ini bertujuan untuk silaturahim sekaligus saling sharing, berbagi mengenai kondisi dan keadaan, serta bagaimana pengelolaan sebuah UKM bidang islami yang ada di masing-masing kampus. UKM JQH Al Mizan yang secara usia lebih dulu ada sebelum UKM Remo menjadi alasan mengapa UKM Remo memilih JQH Al Mizan sebagai kunjungannya. UKM JQH Al Mizan bukan hanya bergerak di bidang seni sholawat, namun juga seni islami lain. Semoga dengan diadakannya Turing ini bisa menambah tali kekeluargan antara UKM Remo dengan UKM JQH Al Mizan. Amiinnn…. UKM Rebana Modern Unnes Turing 2016 UKM Remo Unnes & UKM JQH Al Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta