Langsung ke konten utama

Pelantikan dan Rapat Kerja Unit Kegiatan Mahasiswa Rebana Modern UNNES Periode 2019

Kenangan Indah Silaturrahim ke Az Zulfa dan Ziarah Waliyullah di Bumi Mina Tani


Satu lagi, program kerja UKM Rebana Modern Unnes terlaksana. Salah satu program kerja dari divisi Hubungan Masyarakat, yaitu mengadakan kunjungan belajar atau study banding. Pada periode ini, UKM Rebana Modern Unnes mengadakan kunjungan belajar dengan grup rebana Az Zulfa dari Kajen, Pati. Kunjungan belajar atau yang lebih suka dikatakan silaturrahim oleh Ketua UKM Remo Unnes ini, diadakan pada Ahad (13/4). Program kerja tersebut memiliki tujuan untuk menjalin hubungan baik dengan grup-grup rebana lain di luar Unnes, baik grup rebana dalam instansi pendidikan atau perguruan tinggi maupun grup rebana komunitas di luar naungan perguruan tinggi.
Acara kunjungan ke Pati, diikuti sebanyak 55 peserta yang terdiri dari MPR, Pengurus dan Anggota UKM Remo. Berangkat dari Semarang dengan mengendarai bus, dilalui dengan penuh limpahan semangat setiap sentimeter jalan yang dilewati untuk menuju Pati, demi bertemu, mencari dan berbagi ilmu dengan grup rebana Az Zulfa.

UKM Remo silaturrahim ke Az Zulfa Pati
Gambar : Foto bersama sebelum pemberangkatan
Ziarah ke Makam Waliyullah Bumi Mina Tani
Sekitar pukul 10 pagi rombongan UKM Remo sampai di Desa Ngemplak Kidul, Pati. Sebelum menuju ke tempat acara silaturrahim ke Az Zulfa, rombongan UKM Remo terlebih dahulu ziarah ke beberapa makam sesepuh dan waliyullah di sekitar Pati. Makam pertama yang dikunjungi adalah Makam Mbah Ronggo Kusumo di desa Ngemplak Kidul, Pati. 

UKM Remo Ziarah ke Pati
Gambar : Ziarah di Makam Mbah Ronggo Kusumo
Kemudian dari makam Mbah Ronggo Kusumo, ziarah dilanjutkan ke makam Mbah Abdullah Salam dengan berjalan kaki bersama-sama. Setelah tahlil dan berdoa bersama selesai, rombongan beristirahat terlebih dahulu di sekitar makam Abdullah Salam. Setelah 15 menit, ziarah dilanjutkan ke makam Mbah Mutamakkin didaerah Kajen. Di makam Mbah Mutamakkin, tahlil dan doa bersama dilaksanakan sekitar kurang lebih 20 menit dan setelah selesai rombongan langsung menuju ke Masjid di daerah Kajen untuk beristirahat dan melaksanakan sholat dluhur berjamaah.

Silaturrahim ke Az Zulfa
            Setelah beristirahat dan melaksakan sholat luhur, dengan masih berjalan kaki rombongan UKM Remo melanjutkan perjalanan ke tempat acara Silaturrahim UKM Remo Unnes dan Az Zulfa di daerah sama Kajen, Pati tidak jauh dari Masjid tempat sholat dluhur tadi. Sekitar pukul 1 siang rombongan sampai ditempat acara dan langsung disambut hangat oleh para personil dari grup rebana Az Zulfa.
Acara siang itu, dibuka dengan penampilan yang memukau dari grup rebana Az Zulfa yang membawakan 2 lagu aransemen mereka sendiri. Semua mata terkagum menyaksikan penampilan mereka.

Penampilan Grup Rebana Az Zulfa, Kajen Pati
Gambar : Penampilan Grup Rebana Az Zulfa, Kajen Pati
Banyak pertanyaan yang muncul tentang pemilihan grup Az Zulfa sebagai grup yang dijadikan tujuan kunjungan. Banyak pertimbangan pula, saat perumusan program kerja kunjungan ke Az Zulfa ini. Namun, pertimbangan-pertimbangan tersebut terbukti dengan banyaknya pengalaman dan pembelajaran yang didapatkan sepulang dari kunjungan.
Grup rebana yang merupakan komunitas atau jamiyyah anak-anak pondok desa Kajen, Pati ini memiliki sejarah dan cerita panjang perjalanan mereka selama 7 tahun. Grup yang berdiri pada tahun 2007 tersebut, memulai debutnya pada seni musik islami rebana klasik, berawal dari grup rebana sekolah. Karena grup sekolah tidak diperbolehkan tampil untuk lomba, akhirnya anak-anak pondok ini memutuskan untuk membuat grup baru di luar grup sekolah agar bisa mengikuti perlombaan. Bahkan, mereka tidak langsung tergabung menjadi satu grup. Awalnya mereka terbagi menjadi beberapa grup yang saling bersaing, namun akhirnya mereka memutuskan untuk bersatu dan bergabung menjadi satu grup yang bernama Az Zulfa.
“Kami tidak hanya sekadar teman dalam grup rebana Az Zulfa, tapi kami adalah teman sampai mati,” kata Kang Ayip salah satu vokalis grup Az Zulfa ketika sesi acara “Sharing bersama Az Zulfa” . Kalimat tersebut yang menggambarkan bagaimana kerekatan para personel dari grup Az Zulfa. Asas kekeluargaan yang tinggilah, menjadi dasar grup ini terbentuk. Meskipun jauh dimata namun tetap dihati, walapun terpisah jarak akan selalu tetap dinanti. Karena banyak dari personel yang berada di luar kota Pati, namun saat mendapat undangan tampil pun mereka semua selalu menyempatkan diri untuk bisa berkumpul.

Manajemen Organisasi
Dalam grup Az Zulfa, tidak pernah ada pembagian jabatan atau membentuk kepengurusan. Hal ini karena menurut mereka, adanya jabatan tersebut nantinya akan menimbulkan sifat iri antar personil satu sama lain. Bahkan, untuk membawa alat bas yang berat pun mereka selalu mengadakan arisan. Siapa nama yang keluar ketika kopyo’an, maka dialah yang akan membawa dan mengembalikan bas ketika tampil. Agar adil dan tidak ada anggapan kalau yang menabuh bas-lah yang harusnya membawa. Kesetiaan mereka pada grup Az Zulfa, yang juga membawa mereka pada kekompakan yang solid. Semua personel grup Az Zulfa tidak ada yang menyabang di grup lainnya di luar grup Az Zulfa.
Tidak hanya itu, banyak sekali cerita-cerita lucu yang menemani suka duka perjalanan Az Zulfa selama 7 tahun. Dari yang hompimpa untuk siapa yang akan menghabiskan rokok atau nasi goreng, selalu menunggu personel lengkap untuk membuka amplop bayaran agar bisa jelas diketahui oleh semuanya hingga berunding memutuskan mau diapakan uang tersebut. Semua dilakukan secara musyawarah dan kesepakatan bersama.

Sistem Latihan
Tidak ada sistem latihan khusus yang berlaku pada grup Az Zulfa. Tidak ada pelatih dan yang dilatih, semuanya adalah pelatih. Semua mempunyai kebebasan untuk menciptakan rumus pada alat yang dipegangnya. Bahkan dengan terpisahnya jarak, tidak mengurangi intensitas dan kualitas latihan mereka. Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi, mereka tetap bisa berlatih bersama seperti tak terpisah jarak. Salah satu vokalis yang terbilang senior pada grup Az Zulfa yaitu Kang Mas’ud mengatakan, bahwa mereka bahkan tidak pernah mempunyai waktu untuk latihan. Jika ada lomba keesokan harinya, maka hanya malam sebelum lombalah waktu mereka untuk latihan.
“Intinya, waktu latihan kami adalah saat acara puputan. Saat ada undangan tampil pada acara tersebutlah waktu kami berlatih bersama,” jelas Kang Mas’ud memberi resep dalam sistem latihan grup Az Zulfa.
Banyak sekali cerita dan pengalaman yang disampaikan grup Az Zulfa pada acara sharing. Begitu pula dengan UKM Remo yang membagi cerita seputar UKM Remo Unnes kepada grup rebana Az Zulfa, mulai dari memperkenalkan sejarah berdirinya UKM Remo hingga memperkenalkan program kerja-program kerja dalam UKM Remo.
Setelah acara sharing selesai, dilanjutkan dengan penampilan dari UKM Remo Unnes, baik dari grup putri Al Uluwiyyah dan grup putra Shollu ‘alan Nabi. Acara yang paling seru akhirnya sampai juga, yaitu pada acara kolaborasi grup rebana Az Zulfa dengan grup putra Shollu ‘alannabi UKM Rebana Modern Unnes. Suasana ramai penonton antusias menyaksikan kolaborasi 2 grup tersebut, dan kolaborasi ini menjadi acara penutup kunjungan UKM Remo Unnes ke grup rebana Az Zulfa Pati. Sebelum berpisah, tentu saja tak lupa untuk berfoto bersama. Sebagai kenangan yang tidak akan bisa dilupakan, dan menjadi perjalanan awal untuk saling mengenal dan belajar bersama.
Segudang bahkan tak terhitung banyaknya, perlajaran dan ilmu-ilmu baru telah didapatkan oleh UKM Rebana Modern Unnes dari acara  silaturrahim ke grup rebana Az Zulfa Pati. Semoga pelajaran dan ilmu-ilmu baru tersebut dapat bermanfaat dalam berjalannya organisasi UKM Rebana Modern Unnes. Meskipun bukan belajar dari grup dalam instansi pendidikan, namun ilmunya juga banyak yang mampu didapatkan untuk bisa diterapkan dalam keorganisasian. J J J 

Sesi Foto Bersama UKM Remo dengan Az Zulfa
Gambar :  Sesi Foto Bersama UKM Remo dengan Az Zulfa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

72 Tahun Indonesia Merdeka, ini Logo dan Maknanya!

Logo 72 Tahun HUT Republik Indonesia Pemerintah melalui kementerian Sekretariat Negara telah mengumumkan logo dan tema dalam rangka peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-72 kemerdekaan Indonesia. makna logo dan tema dapat diunduh disitus setneg.go.id dan juga situs kemdikbud.go.id. Kebersamaan, merupakan tema yang diangkat sebagai semangat dalam memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia kali ini, sebuah suatu esensi tersendiri dari tema tersebut. Masyarakat diharapkan dari semboyan tersebut dapat kembali bersama-sama bergotong royong dan bersatu dalam perbedaan dan berjuang menjadi masyarakat yang terhormat. Logo "72 Tahun Indonesia Kerja Bersama" menjadi representasi semangat gotong royong untuk membangun Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Angka "7" pada logo menjadi simbol anak panah yang menyerong ke kanan atas. Ini melambangkan dinamisme pembangunan yang berorientasi ke masa depan positif. Letak dan posisi angka "2" pada lo...

Mengenal Remo Lebih Dekat “Menilik Kembali Sejarah Berdirinya UKM Remo Unnes”

Remo (Rebana Modern) merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berada di Universitas Negeri Semarang (Unnes). Berdiri secara resmi pada 19 April 2011 yang dipelopori adanya aspirasi, minat dan bakat mahasiswa khususnya dalam bidang seni rebana. Menurut salah satu pelaku sejarah berdirinya UKM Rebana Modern, Mas Wawan Fatkhurrohan menuturkan bahwa sebenarnya cikal bakal organisasi ini sudah ada sejak beberapa  tahun yang lalu. Hanya saja dulu masih berbentuk perkumpulan atau komunitas rebana dan belum berbentuk dalam wadah UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) seperti sekarang ini. Beberapa upaya yang dilakukan untuk membuat komunitas rebana ini menjadi sebuah UKM, yang pertama yaitu konsolidasi dengan Presiden Mahasiswa pada periode 2010-2011, yang kemudian menghasilkan kesepakatan mengenai pembentukan organisasi ini. Pada tanggal 11 April 2011 diadakan rapat untuk menentukan kepengurusan awal organisasi. Upaya selanjutnya adalah membuat program kerja awal yaitu rapa...

UKM Remo with UKM JQH Al Mizan (Turing : Silaturahim dan Sharing-Sharing)

Alhamdulillahirobbilalamiin… TURING – UKM Remo telah berkunjung ke Yogyakarta untuk melaksanakan acara Turing (Silaturahim dan Sharing-Sharing) ke UKM JQH Al Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Acara yang dilaksanakan pada Sabtu (19/11/16) ini bertujuan untuk silaturahim sekaligus saling sharing, berbagi mengenai kondisi dan keadaan, serta bagaimana pengelolaan sebuah UKM bidang islami yang ada di masing-masing kampus. UKM JQH Al Mizan yang secara usia lebih dulu ada sebelum UKM Remo menjadi alasan mengapa UKM Remo memilih JQH Al Mizan sebagai kunjungannya. UKM JQH Al Mizan bukan hanya bergerak di bidang seni sholawat, namun juga seni islami lain. Semoga dengan diadakannya Turing ini bisa menambah tali kekeluargan antara UKM Remo dengan UKM JQH Al Mizan. Amiinnn…. UKM Rebana Modern Unnes Turing 2016 UKM Remo Unnes & UKM JQH Al Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta