Langsung ke konten utama

Pelantikan dan Rapat Kerja Unit Kegiatan Mahasiswa Rebana Modern UNNES Periode 2019

Nguri-nguri Tradisi Islam, UKM Remo Mengadakan Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW


Mahalul Qiyam - Isra Mi'raj Ukm Remo 2014
Gambar : Pembacaan Maulidurrasul (Pra Acara)
Membicarakan tentang bulan, ada beberapa bulan yang istimewa dalam penanggalan kalender hijriyah, salah satunya adalah bulan Rajab. Untuk menyambut bulan yang istimewa dan penuh barakah ini UKM Rebana Moderen (UKM Remo)  kembali mengadakan tradisi tahunan yang biasa dilaksanakan setiap bulan Rajab yaitu peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Peringatan ini dilaksanakan pada hari Kamis (29/5) lalu, bertempat di Masjid Salman Al Farisi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang. Acara tersebut juga sekaligus merupakan acara rutinan yang biasa dilaksanakan setiap hari Kamis malam Jumat, namun acara kali ini sedikit berbeda dengan biasanya, karena dalam acara ini menghadirkan seorang pembicara beliau adalah Habib Mukhsin Al Munawar.


Habib Mukhsin Al Munawar - Isra Mi'raj UKM Remo 2014

Sebelum acara inti, mauidloh khasanah yang disampaikan oleh Habib Mukhsin, acara pada malam tersebut diawali dengan pembacaan kitab Maulid Simthudduror. Alhamdulillah, Habib Abu Bakar menyempatkan diri untuk hadir memimpin pembacaan maulid pada acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad tersebut, padahal sebenarnya pada malam tersebut beliau juga mendapat undangan menghadiri maulid di tempat lain.


Habib Abu Bakar - Isra Mi'raj Ukm Remo 2014

Jika kita mengingat masa kecil, dimana setiap ada peringatan seperti ini biasanya identik dengan bertukar makanan sesama teman di sekolah, di musholla atau mungkin di kegiatan yang lain. Hal tersebut merupakan suatu hal yang sangat menyenangkan. Tak jauh berbeda dengan peringatan Isra’ Mi’raj kali ini, setelah serangkaian acara dilalui kita pun merayakannya dengan makan bersama-sama, tradisi ini biasa disebut dengan makan Tasman, yaitu nasi yang diatasnya diberi berbagai macam lauk dan sayur yang diletakkan dalam nampan dan tiap talaman ada beberapa orang yang memakannya. Acara makan bersama ini merupakan simbol kesyukuran atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah kepada kita semua, juga untuk menjalin silaturrahmi antar pengurus dan para jama’ah dan tamu undangan.
Walaupun ada sedikit hambatan, Alhamdulillah acara dapat berjalan lancar sampai selesai. Karena mengingat waktu diselenggarakannya acara tersebut adalah saat hari libur, padahal banyak dari para mahasiswa Unnes yang sedang pulang kampung. Hal tersebut mengakibatkan berkurangnya jama’ah pengajian yang biasanya bisa mencapai tiga kali lipat dari jama’ah yang hadir pada saat itu.
Harapan dimasa mendatang supaya acara-acara seperti ini senantiasa dipertahankan dan dihidupkan khususnya di kalangan Unnes sehingga tidak hanya belajar saja tapi juga menghidupkan kegiatan dan tradisi-tradisi islami sehingga dapat menimbulkan keberkahan di lingkungan kampus Unnes tercinta ini. Amin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

72 Tahun Indonesia Merdeka, ini Logo dan Maknanya!

Logo 72 Tahun HUT Republik Indonesia Pemerintah melalui kementerian Sekretariat Negara telah mengumumkan logo dan tema dalam rangka peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-72 kemerdekaan Indonesia. makna logo dan tema dapat diunduh disitus setneg.go.id dan juga situs kemdikbud.go.id. Kebersamaan, merupakan tema yang diangkat sebagai semangat dalam memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia kali ini, sebuah suatu esensi tersendiri dari tema tersebut. Masyarakat diharapkan dari semboyan tersebut dapat kembali bersama-sama bergotong royong dan bersatu dalam perbedaan dan berjuang menjadi masyarakat yang terhormat. Logo "72 Tahun Indonesia Kerja Bersama" menjadi representasi semangat gotong royong untuk membangun Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Angka "7" pada logo menjadi simbol anak panah yang menyerong ke kanan atas. Ini melambangkan dinamisme pembangunan yang berorientasi ke masa depan positif. Letak dan posisi angka "2" pada lo...

Mengenal Remo Lebih Dekat “Menilik Kembali Sejarah Berdirinya UKM Remo Unnes”

Remo (Rebana Modern) merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berada di Universitas Negeri Semarang (Unnes). Berdiri secara resmi pada 19 April 2011 yang dipelopori adanya aspirasi, minat dan bakat mahasiswa khususnya dalam bidang seni rebana. Menurut salah satu pelaku sejarah berdirinya UKM Rebana Modern, Mas Wawan Fatkhurrohan menuturkan bahwa sebenarnya cikal bakal organisasi ini sudah ada sejak beberapa  tahun yang lalu. Hanya saja dulu masih berbentuk perkumpulan atau komunitas rebana dan belum berbentuk dalam wadah UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) seperti sekarang ini. Beberapa upaya yang dilakukan untuk membuat komunitas rebana ini menjadi sebuah UKM, yang pertama yaitu konsolidasi dengan Presiden Mahasiswa pada periode 2010-2011, yang kemudian menghasilkan kesepakatan mengenai pembentukan organisasi ini. Pada tanggal 11 April 2011 diadakan rapat untuk menentukan kepengurusan awal organisasi. Upaya selanjutnya adalah membuat program kerja awal yaitu rapa...

UKM Remo with UKM JQH Al Mizan (Turing : Silaturahim dan Sharing-Sharing)

Alhamdulillahirobbilalamiin… TURING – UKM Remo telah berkunjung ke Yogyakarta untuk melaksanakan acara Turing (Silaturahim dan Sharing-Sharing) ke UKM JQH Al Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Acara yang dilaksanakan pada Sabtu (19/11/16) ini bertujuan untuk silaturahim sekaligus saling sharing, berbagi mengenai kondisi dan keadaan, serta bagaimana pengelolaan sebuah UKM bidang islami yang ada di masing-masing kampus. UKM JQH Al Mizan yang secara usia lebih dulu ada sebelum UKM Remo menjadi alasan mengapa UKM Remo memilih JQH Al Mizan sebagai kunjungannya. UKM JQH Al Mizan bukan hanya bergerak di bidang seni sholawat, namun juga seni islami lain. Semoga dengan diadakannya Turing ini bisa menambah tali kekeluargan antara UKM Remo dengan UKM JQH Al Mizan. Amiinnn…. UKM Rebana Modern Unnes Turing 2016 UKM Remo Unnes & UKM JQH Al Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta