Langsung ke konten utama

Pelantikan dan Rapat Kerja Unit Kegiatan Mahasiswa Rebana Modern UNNES Periode 2019

Makrab DPR UKM Rebana Modern 2014 #BersamaKitaCeria


Makrab DPR UKM Remo 2014

Alhamdulillah, makrab DPR (Dinamika Pemerhati Rebana) UKM Rebana Modern Unnes telah terlaksana. Banyak kenangan yang terukir selama pelaksanaan makrab. Makrab yang dilaksanakan pada hari Sabtu dan Ahad tanggal 15-16 November 2014 di Barak TNI AD Bantir, Sumowono memiliki tujuan untuk mengakrabkan anggota baru UKM Rebana Modern Unnes. Acara ini diikuti oleh sebanyak 63 orang, dan 40 panitia.
Makrab dimulai pada hari Sabtu (15/11), peserta datang pukul 07.00 WIB dan berkumpul di samping PKMU. Peserta datang dengan memakai pakaian berwarna hijau, membawa semua barang-barang bawaan individu dan kelompok. Semangat dan antusias para peserta terlihat dari keceriaan mereka ketika datang, senyum lebar terkembang seperti tidak sabar untuk segera mengikuti serangkaian acara makrab.
Sebelum berangkat ke Bantir, diadakan upacara pembukaan terlebih dahulu. Acara dibuka secara langsung oleh Bapak Baidlowi, pembina UKM Remo Unnes. Beliau pun memberikan sambutan sebelum membuka acara. Dalam sambutannya, bapak Baidlowi mengatakan agar semua peserta makrab bisa menjaga diri dengan baik, dan memanfaatkan acara makrab ini untuk menjalin silaturrahmi dengan teman-teman baru.


Gambar : Persiapan upacara pembukaan
Setelah selesai upacara pembukaan, perjalanan ke Bantir dimulai. Peserta dan panitia berangkat mengendarai 2 truk. Riuh ramai di dalam truk menemani perjalanan selama kurang lebih 1 jam perjalanan ke Bantir.
Acara pertama setelah sampai di Bantir yaitu perkenalan panitia. Semua panitia mengenalkan diri, dimulai dari para pengurus UKM Remo, semua divisi dari PH hingga BURT memperkenalkan diri masing-masing agar para peserta dapat mengenal dekat para panitia dan tidak ada kesungkanan ketika bertemu dilain kesempatan. Setelah acara perkenalan ini, para peserta diajak untuk lebih dekat lagi mengenal UKM Rebana Modern lewat pengupasan sejarah berdirinya UKM Remo. Acara “Satu Jam Lebih Dekat dengan UKM Remo” dinarasumberi oleh Mas Wawan, yang merupakan salah satu pihak yang ikut andil dalam berdirinya UKM Remo. Dalam session tersebut, Mas Wawan menceritakan tentang sejarah beridirinya UKM Remo dan susunan kepengurusannya, materi ini bertujuan agar semua peserta mengetahui bagaimana awal mula adanya Unit Kegiatan Mahasiswa Rebana Modern untuk lebih menghayati tujuan berdirinya Remo.
Untuk menambah pengetahuan peserta, tidak hanya diadakan session tentang Sejarah UKM Remo saja, namun diadakan pula session tentang “Kepemimpinan”, session ini dilaksanakan setelah acara “Satu Jam Lebih Dekat dengan UKM Remo”. Materi tentang kepemimpinan ini dinarasumberi oleh Mas Ismail, Ketua UKM Remo tahun 2013. Dalam materi ini dibahas secara mendalam tentang kepemimpinan, apa itu pemimpin, bagaiman pemimpin itu, apa yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin, dan lain sebagainya.
Setelah beberapa session telah berjalan dengan lancar, malam harinya diadakan maulid simtudduror bersama-sama. Suasana terasa khusyuk dan menghangatkan hati meskipun dengan hawa dingin pegunungan. Semua peserta makrab dan panitia melebur menjadi satu melantunkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Maulidurrosul usai, dilanjutkan dengan pemberian motivasi dan pentas seni. Pentas seni berlangsung dengan ramai dan ceria sesuai dengan jargon makrab Remo 2014 “Bersama Kita Ceria”, semua peserta yang terbagi menjadi 8 kelompok, menampilkan berbagai kemampuannya, bermain gitar, alat rebana, bersholawat, berpuisi, hingga berdrama. Panitia pun tak ketinggalan berunjuk gigi menampilkan penampilan grup rebana putra dan putri, hingga peserta tertarik dan enggan mengakhiri pentas seni.


Gambar : Berbagai macam penampilan peserta Makrab
Minggu (16/11), pagi hari yang terasa begitu dingin tak menyurutkan semangat para pejuang Laskar Cinta Indonesia Cinta Sholawa. Pada hari kedua ini, peserta akan melaksanakan out bond. Sebelum out bond, badan dihangatkan terlebih dahulu dengan senam bersama. Semua begitu antusias dan ceria dalam mengikuti senam, tak peduli gerakan senam yang ditirukan aneh atau lucu, semua bersemangat menggerakkan badan agar badan terasa hangat dan berkeringat. Badan pun telah terasa hangat setelah senam, peserta pun melanjutkan untuk melaksanakan misi outbond.
Rute outbound kali ini dibagi menjadi 6. Pos pertama, peserta diajak untuk mencari petunjuk dengan mata tertutup, namun tetap ada panduan dari pemandu. Uniknya dari permaian ini adalah pada perintah yang dikatakan oleh si pemandu, ketika peserta harus maju perintahnya adalah cantik, ketika mundur jelek, ada juga yang perintahnya menggunakan huruf alphabet. Pos kedua, slayer variabel. Sistem permainannya adalah tiap orang diberi slayer 1 buah dengan warna dan nilai yang berbeda. Ketika pemandu panitia menyebutkan sebuah angka, maka peserta harus masuk ke sebuah kotak sesuai angka yag diminta.
Setelah itu masuk ke pos 3, yaitu pos Talking-Talking, dimana 2 regu saling diadu dalam konsentrasi dan kecepatan berfikir.  Mereka diberi sebuah kata kemudian diungkapkan bergantian antara grup A denagn grup B, bagi yang telat menyahut atau salah ,menyebut dianggap kalah. Lanjut ke pos 4, Pos Ada Siapa Dibalik Layar ? Cara bermainnya, dua regu sebelum dipisahkan dengan sehelai kain putih, mereka saling meperkenalkan diri dengan nama selain nama aslinya. Setelah tirai dibuka maka tiap peserta yang saling berhadapan cepat-cepay menebak siapakah nama dari lawan mainnya. Lanjut lagi ke pos 5 yaitu pos Gabus Berjalan. Tiap grup  harus berlomba lomba untuk mengisi botol dengan air yang dioper dengan perantara spons.


Gambar : Permainan-permaian pada acara outbond
Pada pos yang terakhir, yaitu pos 6 Pos Pipa Bocor.  Peserta harus bisa menjatuhkan bola pingpong yang berada didalam botol yang sudah dilubangi. Betapa serunya kegiatan outbond berlangsung, riuh ramai para peserta ketika bermain pada tiap pos tak pernah menjadi hal yang tertinggal. Semua kelompok saling bersaing dengan baik untuk menang pada tiap posnya. Akhirnya, selesai juga perjalanan para Pejuang Laskar Cinta Indonesia Cinta Sholawat dalam edisi outbound kali ini. Semuanya kembali ke Barak untuk istirahat dan berfoto bersama.
Kegiatan makrab pun diakhiri dengan pengumuman kelompok-kelompok terbaik dan peserta terbaik, acara tukar kado pun dilaksanakan untuk memberi kenang-kenangan antar sesame peserta. Berakhirlah serangkaian acara Makrab Remo 2014, peserta kembali ke Gunungpati dengan perjalanan yang seru penuh guyuran air hujan. Basah kuyub, pilek, batuk, tangan dan kaki kaku, hanya itu yang terasa pada fisik. Namun pada hati, senang, riang, penuh kenangan, dan berkesan. Ya kan? 
Itulah kilas balik kenangan tentang Makrab UKM Remo 2014 yang mengharu biru penuh rindu. Jangan lewatkan semua kegiatan-kegiatan lain dari UKM Remo.. Terus ikuti kegiatannya, dan rasakan kegembiraannya.. Sampai jumpa :D :D



Komentar

Postingan populer dari blog ini

72 Tahun Indonesia Merdeka, ini Logo dan Maknanya!

Logo 72 Tahun HUT Republik Indonesia Pemerintah melalui kementerian Sekretariat Negara telah mengumumkan logo dan tema dalam rangka peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-72 kemerdekaan Indonesia. makna logo dan tema dapat diunduh disitus setneg.go.id dan juga situs kemdikbud.go.id. Kebersamaan, merupakan tema yang diangkat sebagai semangat dalam memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia kali ini, sebuah suatu esensi tersendiri dari tema tersebut. Masyarakat diharapkan dari semboyan tersebut dapat kembali bersama-sama bergotong royong dan bersatu dalam perbedaan dan berjuang menjadi masyarakat yang terhormat. Logo "72 Tahun Indonesia Kerja Bersama" menjadi representasi semangat gotong royong untuk membangun Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Angka "7" pada logo menjadi simbol anak panah yang menyerong ke kanan atas. Ini melambangkan dinamisme pembangunan yang berorientasi ke masa depan positif. Letak dan posisi angka "2" pada lo...

Mengenal Remo Lebih Dekat “Menilik Kembali Sejarah Berdirinya UKM Remo Unnes”

Remo (Rebana Modern) merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berada di Universitas Negeri Semarang (Unnes). Berdiri secara resmi pada 19 April 2011 yang dipelopori adanya aspirasi, minat dan bakat mahasiswa khususnya dalam bidang seni rebana. Menurut salah satu pelaku sejarah berdirinya UKM Rebana Modern, Mas Wawan Fatkhurrohan menuturkan bahwa sebenarnya cikal bakal organisasi ini sudah ada sejak beberapa  tahun yang lalu. Hanya saja dulu masih berbentuk perkumpulan atau komunitas rebana dan belum berbentuk dalam wadah UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) seperti sekarang ini. Beberapa upaya yang dilakukan untuk membuat komunitas rebana ini menjadi sebuah UKM, yang pertama yaitu konsolidasi dengan Presiden Mahasiswa pada periode 2010-2011, yang kemudian menghasilkan kesepakatan mengenai pembentukan organisasi ini. Pada tanggal 11 April 2011 diadakan rapat untuk menentukan kepengurusan awal organisasi. Upaya selanjutnya adalah membuat program kerja awal yaitu rapa...

UKM Remo with UKM JQH Al Mizan (Turing : Silaturahim dan Sharing-Sharing)

Alhamdulillahirobbilalamiin… TURING – UKM Remo telah berkunjung ke Yogyakarta untuk melaksanakan acara Turing (Silaturahim dan Sharing-Sharing) ke UKM JQH Al Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Acara yang dilaksanakan pada Sabtu (19/11/16) ini bertujuan untuk silaturahim sekaligus saling sharing, berbagi mengenai kondisi dan keadaan, serta bagaimana pengelolaan sebuah UKM bidang islami yang ada di masing-masing kampus. UKM JQH Al Mizan yang secara usia lebih dulu ada sebelum UKM Remo menjadi alasan mengapa UKM Remo memilih JQH Al Mizan sebagai kunjungannya. UKM JQH Al Mizan bukan hanya bergerak di bidang seni sholawat, namun juga seni islami lain. Semoga dengan diadakannya Turing ini bisa menambah tali kekeluargan antara UKM Remo dengan UKM JQH Al Mizan. Amiinnn…. UKM Rebana Modern Unnes Turing 2016 UKM Remo Unnes & UKM JQH Al Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta