Langsung ke konten utama

Pelantikan dan Rapat Kerja Unit Kegiatan Mahasiswa Rebana Modern UNNES Periode 2019

Nuzulul Qur'an, Awal peristiwa penentu kehidupan manusia sampai hari Akhir

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan kemuliaan, didalamnya terdapat banyak hikmah, rahmat, hidayah, serta berbagai peristiwa yang sangat berharga bagi umat islam diseluruh belahan dunia. Diantara peristiwa luar biasa dalam bulan ramadhan,  terdapat suatu malam yang disebut malam Nuzulul Quran dan malam Lailatul Qadar. Keduanya merupakan malam yang didalamnya telah  terjadi peristiwa besar berhubungan dengan proses turunnya Al-Qur’an.

Nuzulul Qur’an merupakan waktu turunya Al-Qur’an yang bertepatan dengan malam yang disebut malam Lailatul Qadar. Malam dimana Al-Qur’an untuk kali perrtama diturunkan kepada baginda Rasulullah SAW di Gua Hira. Bersamaan dengan peristiwa tersebut, (yaitu tanggal 17 Ramadhan) Nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu yang pertama dari Allah SWT melalui malaikat Jibril berupa surat Al-‘Alaq ayat 1 sampai dengan 5.

Dimalam ini hal yang sangat penting sebagai keberlanjutan kehidupan manusia ditentukan, sebagai pedoman dan penuntun bagi umat manusia menuju jalan yang benar. Dialah Al-Qur’an kalamullahWalaupun terdapat sebagian ulama yang berbeda pendapat tentang turunnya kitab suci Al-Qur’an, tetapi hal tersebut diharapkan tidak menjadi api penyulut yang dapat memecah belah umat islam.

Hikmah yang terpenting dari peristiwa Nuzulul Qur’an yaitu suatu keharusan untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai tuntunan hidup manusia. Dengan lebih mempelajari detail setiap katanya, membacanya sepenuh hati, serta mengamalkannya dalam rutinitas keseharian.

Al-Qur’an merupakan firman Allah yang diturunkan
kepada baginda Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman bagi manusia dalam menata kehidupan untuk mencapai kebahagiaan lahir dan batin, baik di dunia maupun di akhirat. Al-Qur’an akan selalu relevan dengan permasalahan yang dihadapi manusia dari turunnya sampai hari kiamat kelak. Al-Qur’an adalah sumber segala sumber ilmu pengetahuan, solusi kehidupan hakiki dan segala keunikan yang tak tertandingi oleh luasnya samudra dan dalamnya lautan maupun seisi semesta sekalian terdapat didalamnya. Menembus sudut pandang paling kabur dalam pikiran manusia.


Masih dalam momentum Ramadhan kali ini, juga bertepatan dengan adanya peristiwa Nuzulul Quran, saatnya untuk  memperbaiki diri serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita melalui Al-Qur’an kepada sang pencipta semesta dan seisinya.  Mempelajari serta menyampaikan nilai dan ajaran Al-Qur’an walaupun hanya satu ayat.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

72 Tahun Indonesia Merdeka, ini Logo dan Maknanya!

Logo 72 Tahun HUT Republik Indonesia Pemerintah melalui kementerian Sekretariat Negara telah mengumumkan logo dan tema dalam rangka peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-72 kemerdekaan Indonesia. makna logo dan tema dapat diunduh disitus setneg.go.id dan juga situs kemdikbud.go.id. Kebersamaan, merupakan tema yang diangkat sebagai semangat dalam memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia kali ini, sebuah suatu esensi tersendiri dari tema tersebut. Masyarakat diharapkan dari semboyan tersebut dapat kembali bersama-sama bergotong royong dan bersatu dalam perbedaan dan berjuang menjadi masyarakat yang terhormat. Logo "72 Tahun Indonesia Kerja Bersama" menjadi representasi semangat gotong royong untuk membangun Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Angka "7" pada logo menjadi simbol anak panah yang menyerong ke kanan atas. Ini melambangkan dinamisme pembangunan yang berorientasi ke masa depan positif. Letak dan posisi angka "2" pada lo...

Mengenal Remo Lebih Dekat “Menilik Kembali Sejarah Berdirinya UKM Remo Unnes”

Remo (Rebana Modern) merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berada di Universitas Negeri Semarang (Unnes). Berdiri secara resmi pada 19 April 2011 yang dipelopori adanya aspirasi, minat dan bakat mahasiswa khususnya dalam bidang seni rebana. Menurut salah satu pelaku sejarah berdirinya UKM Rebana Modern, Mas Wawan Fatkhurrohan menuturkan bahwa sebenarnya cikal bakal organisasi ini sudah ada sejak beberapa  tahun yang lalu. Hanya saja dulu masih berbentuk perkumpulan atau komunitas rebana dan belum berbentuk dalam wadah UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) seperti sekarang ini. Beberapa upaya yang dilakukan untuk membuat komunitas rebana ini menjadi sebuah UKM, yang pertama yaitu konsolidasi dengan Presiden Mahasiswa pada periode 2010-2011, yang kemudian menghasilkan kesepakatan mengenai pembentukan organisasi ini. Pada tanggal 11 April 2011 diadakan rapat untuk menentukan kepengurusan awal organisasi. Upaya selanjutnya adalah membuat program kerja awal yaitu rapa...

UKM Remo with UKM JQH Al Mizan (Turing : Silaturahim dan Sharing-Sharing)

Alhamdulillahirobbilalamiin… TURING – UKM Remo telah berkunjung ke Yogyakarta untuk melaksanakan acara Turing (Silaturahim dan Sharing-Sharing) ke UKM JQH Al Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Acara yang dilaksanakan pada Sabtu (19/11/16) ini bertujuan untuk silaturahim sekaligus saling sharing, berbagi mengenai kondisi dan keadaan, serta bagaimana pengelolaan sebuah UKM bidang islami yang ada di masing-masing kampus. UKM JQH Al Mizan yang secara usia lebih dulu ada sebelum UKM Remo menjadi alasan mengapa UKM Remo memilih JQH Al Mizan sebagai kunjungannya. UKM JQH Al Mizan bukan hanya bergerak di bidang seni sholawat, namun juga seni islami lain. Semoga dengan diadakannya Turing ini bisa menambah tali kekeluargan antara UKM Remo dengan UKM JQH Al Mizan. Amiinnn…. UKM Rebana Modern Unnes Turing 2016 UKM Remo Unnes & UKM JQH Al Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta