Langsung ke konten utama

Pelantikan dan Rapat Kerja Unit Kegiatan Mahasiswa Rebana Modern UNNES Periode 2019

Halal Bihalal : Kebersamaan Silaturahim Pererat Rasa Kekeluargaan



Seni adalah identitas kami. Tetapi sebagai unit kegiatan mahasiswa yang bergenre seni, UKM Rebana modern tak hanya berkutat dalam bidang seni musik saja. Sebagai UKM yang terdiri dari banyak mahasiswa dar berbagai macam prodi maupun jurusan, terciptalah sebuah rasa kekeluargaan yang menyatukan kami. Dalam harmoni keluarga UKM ini terus bekembang dari tahun ke tahun.  Berbagai masa terlewati dengan ikhlas atas dasar cinta pada Rasulullah SAW. Semangat kecintaan yang selalu menyadarkan kami akan tugas dan tanggung jawab, sehingga kami dapat dengan ringan menjalankan aamanah yang terpikul.

Sabtu 15 Juli 2017, merupakan sebuah kesempatan langka bagi keluarga UKM Remo. Terutama bagi mereka yang telah rela melungkan waktu untuk berjuang menghidupkan UKM ini agar tetap hidup. Satu demi satu mereka berdatangan menuju PKMU Lt.2, mereka berkumpul, bercakap-cakap, besenda gurau, sharing-sharing, bahkan tak jarang ada beberapa anak yang curcol (curhat colongan). Begitu gembira, sesekali tawa dan canda terdengar pula dalam ruangan bercat coklat cream itu.

Acara tersebut dihadiri pula oleh para sesepuh. Para sesepuh, ya begitulah biasanya panggilan kami dengan para pendahulu Remo agar terkesan lebih akrab tetapi tetap sopan dan menghormati. Mereka yang selalu menanyakan bagaimana kabar UKM Rebana Modern?  Adakah kendala tertentu yang berarti? Dan lain sebagainya. Setelah itu mereka memberi bermacam-macam solusi kepada kami, mereka mau mendengarkan keluh kesah dan ratapan kami, tak jarang mereka juga menasehati kami demi keberlanjutan UKM Remo kedepanya. Mereka juga tak sungkan untuk berbagi pengalaman dengan kami. Sehingga obrolan renyahpun tercipta diantara kami.

Ramadhan telah berakhir, syawalpun menyambut dengan ceria. Seperti kebanyakan tradisi pada umumnya, setelah merayakan hari raya Idul Fitri orang-orang akan ramai bermaaf-maafan, melebur dosa satu sama lain, agar kembali menjadi suci ya suci secara lahiriyah adalah salah satu kemenangan yang seharusnya diraih setiap orang setelah bulan ramadhan. Acara maaf memaafkan inipun berbeda-beda orang menyebutnya. Ada yang menyebutnya sungkeman, syawalan, dan halal bihalal. Bergantung daerah dan kebiasaan masyarakatnya.

UKM Remo sebagai UKM yang seluruh anggotanya beragama islam, juga tak ketinggalan untuk melakukan maaf-memaafkan. Kami menyebutnya Halal Bihalal. Halal Bihalal memang bukanlah syriat Islam, tetapi merupakan kearifan lokal yang harus kita jaga.

Dalam historinya (dikutip dari daerah.sidonews.com)  istilah halal bihalal bermula pada 1948 ketika Indonesia dilanda gejala disintegrasi bangsa. Saat itu para elite politik saling bertengkar. Pemberontakan terjadi dimana-mana. Pada pertengahan bulan Ramadhan, Presiden Soekarno mengundang Kiai Wahab ke Istana Negara, untuk diminta pendapat mengenai soludi konflik politik Indonesia pada masa itu. Kemudian Kiai Wahab memberi saran kepada Bung Karno untuk menyelenggarakan silaturahmi antar pemimpin politik, apalagi Hari Raya Idul Fitri segera tiba. Lalu Bung Karno menjawab, “Silaturahmi, kan biasa, saya ingin istilah yang lain”. Kiai Wahab pun memberi istilah Halal Bihalal beserta makna penjelasan filosofinya. Kiai Wahab menjelaskan, terkait permusuhan antar tokoh politik yang menurutnya adalah ahram, maka harus dihalalkan, disudahkan. Atas saran Kiai Whab itulah, kemudian Bung Karno pada Hari Raya Idul Fitri, mengundang semua tokoh politik untuk datang ke Istana Negara untuk menghadiri silaturahmi yang diberi judul “Halalbihalal”. Akhirnya mereka bisa duduk dalam satu meja, sebagai babak baru untuk menyusun kekuatan dan persatuan bangsa.

Seperti tujuan Bung Karno yang inginn menyatukan para elit politik yang sedang bermusuhan. Tujuan Halal Bihalal kami adakan setiap tahun dalam UKM Remo adalah agar kami saling melebur dosa antar keluarga UKM Remo. Disamping itu, dengan adanya acara Halal Bihalal ini juga dapat mempererat hubungan kekeluargaan diantara keluarga UKM Remo, ya para sesepuh dan pengurus periode ini. Merangakai lembaran cerita baru yang dapat kita ceritakan kepada anak, cucu, serta cicit mereka kelak kemudian hari. Menjadi cerita hari tua yang menemani bersama nostalgia nan indah.

          Acara Halal Bihalal dimulai dengan membacakan rutinan simtudurror yang kemudian dilanjutkan dengan tausiah oleh Pak Ustadz. Lalu berbagai dengan keceriaan seta dititup dengan foto bersama sebagai kenang-kenangan. Kami berharap dan selalu berharap semoga UKM Rebana Modern semakin maju, dan semakin baik serta lebih bermanfaat lagi kedepannya. Tak lupa kami ucapkan terimakaih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah hadir dalam acara Halal Bihalal kali ini. kami juga sangat berterimakasih pada semua yang telah mendukung keberadaan UKM Rebana Modern sehingga kami tetap ada hingga saat ini. Salam Cinta Indonesia Cinta Sholawat, salam bersahaja.
Cinta Indonesia Cinta Sholawat

Dokumentasi:


































Dokumentasi lainnya bisa diakses di alamat:
https://photos.app.goo.gl/wv369hyEdi6q2GE02

Komentar

Postingan populer dari blog ini

72 Tahun Indonesia Merdeka, ini Logo dan Maknanya!

Logo 72 Tahun HUT Republik Indonesia Pemerintah melalui kementerian Sekretariat Negara telah mengumumkan logo dan tema dalam rangka peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-72 kemerdekaan Indonesia. makna logo dan tema dapat diunduh disitus setneg.go.id dan juga situs kemdikbud.go.id. Kebersamaan, merupakan tema yang diangkat sebagai semangat dalam memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia kali ini, sebuah suatu esensi tersendiri dari tema tersebut. Masyarakat diharapkan dari semboyan tersebut dapat kembali bersama-sama bergotong royong dan bersatu dalam perbedaan dan berjuang menjadi masyarakat yang terhormat. Logo "72 Tahun Indonesia Kerja Bersama" menjadi representasi semangat gotong royong untuk membangun Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Angka "7" pada logo menjadi simbol anak panah yang menyerong ke kanan atas. Ini melambangkan dinamisme pembangunan yang berorientasi ke masa depan positif. Letak dan posisi angka "2" pada lo...

Mengenal Remo Lebih Dekat “Menilik Kembali Sejarah Berdirinya UKM Remo Unnes”

Remo (Rebana Modern) merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berada di Universitas Negeri Semarang (Unnes). Berdiri secara resmi pada 19 April 2011 yang dipelopori adanya aspirasi, minat dan bakat mahasiswa khususnya dalam bidang seni rebana. Menurut salah satu pelaku sejarah berdirinya UKM Rebana Modern, Mas Wawan Fatkhurrohan menuturkan bahwa sebenarnya cikal bakal organisasi ini sudah ada sejak beberapa  tahun yang lalu. Hanya saja dulu masih berbentuk perkumpulan atau komunitas rebana dan belum berbentuk dalam wadah UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) seperti sekarang ini. Beberapa upaya yang dilakukan untuk membuat komunitas rebana ini menjadi sebuah UKM, yang pertama yaitu konsolidasi dengan Presiden Mahasiswa pada periode 2010-2011, yang kemudian menghasilkan kesepakatan mengenai pembentukan organisasi ini. Pada tanggal 11 April 2011 diadakan rapat untuk menentukan kepengurusan awal organisasi. Upaya selanjutnya adalah membuat program kerja awal yaitu rapa...

UKM Remo with UKM JQH Al Mizan (Turing : Silaturahim dan Sharing-Sharing)

Alhamdulillahirobbilalamiin… TURING – UKM Remo telah berkunjung ke Yogyakarta untuk melaksanakan acara Turing (Silaturahim dan Sharing-Sharing) ke UKM JQH Al Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Acara yang dilaksanakan pada Sabtu (19/11/16) ini bertujuan untuk silaturahim sekaligus saling sharing, berbagi mengenai kondisi dan keadaan, serta bagaimana pengelolaan sebuah UKM bidang islami yang ada di masing-masing kampus. UKM JQH Al Mizan yang secara usia lebih dulu ada sebelum UKM Remo menjadi alasan mengapa UKM Remo memilih JQH Al Mizan sebagai kunjungannya. UKM JQH Al Mizan bukan hanya bergerak di bidang seni sholawat, namun juga seni islami lain. Semoga dengan diadakannya Turing ini bisa menambah tali kekeluargan antara UKM Remo dengan UKM JQH Al Mizan. Amiinnn…. UKM Rebana Modern Unnes Turing 2016 UKM Remo Unnes & UKM JQH Al Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta